Selasa, 19 Maret 2013

MEMBANGUN JARINGAN KOMPUTER DENGAN CISCO PAKET TRACER


Membangun jaringan antar kota dengan menggunakan cisco paket tracer
1. 8  unit personal computer
2. 2 unit switch/hub
3 . 1 unit Router Cisco
4.   2 wirales router  (untuk access nirkabel)
Jaringan  ini  dapat  disimulasikan  dengan  menggunakan  Cisco  Packet  Tracer.  Router  sebagai
penghubung  antar  lantai.  Dan  setiap  Lantai  memakai  access  point  agar  yang  menggunakan
wireless  bisa  menggunakan.  Untuk  memulai  menggunakannya,  pertama-tama  buka  aplikasi
tersebut.

pada tiap kota memiliki sebuah switch untuk menghubungkan antara PC host dengan router yang terletak pada kota A.

Untuk konfigurasi nya sendiri akan saya jelaskan seperti berikut


1. Buka lembar kerja baru pada packet tracer  

2. Tambahkan beberapa perangkat yang dibutuhkan pada perancangan jaringan ini dengan cara --> drag icon perangkat yang terletak dikiri bawah pada lembar kerja.



3. Koneksikan semua perangkat tersebut menggunakan wire dengan mendrag icon nya dari kolom Connections pada bagian kiri bawah lembar kerja.



 semua koneksi menggunakan straight wire, kecuali koneksi antara AP dan Switch menggunakan cross wire dan untuk koneksi antara AP dan laptop menggunakan media wireless.

4. Beri IP Address pada tiap PC, untuk kota A kerena menggunakan getway 192.168.1.254/24 maka harus diberi IP yang berada pada network yang sama. contoh nya untuk PC0 menggunakan IP 192.168.1.2 

 begitu pula untuk semua PC pada kota A beri IP yang berada pada network tersebut.

Untuk Kota B karena menggunakan getway 192.168.1.254/24, jadi PC pada lantai tersebut harus berada pada network yang sama IP 192.168.1.2/24

begitu pula untuk PC di lantai 2 beri IP yang berada pada network yang sama.

5. Setelah semua PC mempunyai IP mereka masing, sekarang router harus kita setting. Untuk jaringan pada lantai 1 menggunakan FastEthernet0/0 dengan konfigurasi seperti berikut


 Fa0/0 memiliki IP Address 192.168.1.254/24 sebagai gateway dan jangan lupa untuk mencentang kolom 'on' pada Port Status untuk menghidupkan port.

Pada jaringan Kota B menggunakan FastEthernet0/1 dengan konfiguasi


 Fa0/1 memiliki IP Address 192.168.3.254/24 sebagai gateway, lalu centang kolom 'on' pada Port Status seperti langkah sebelum nya.

6. Setting wirales router pada tiap kota dengan konfigurasi seperti berikut


     pilih type static untuk mengisikan gateway yang dipakai untuk Internet Setting.
 

  isikan IP Addrress pada LAN Setting agar bisa terhubung ke jaringan dan router.

Tuliskan nama SSID agar wireless bisa dikenal oleh user.

Begitupula untuk konfigurasi wirales pada kota B, konfigurasi nya sesuaikan dengan network nya.

7. Semua proses konfigurasi telah selesailakukan koneksi ping antar PC dan antar network yang  berbeda untuk memastikan bahwa jaringan telah saling terkoneksi.

8. demikianlah langkah-langkah konfigurasi


»»  BACA SELENGKAPNYA...

Tugas PIB








»»  BACA SELENGKAPNYA...

Selasa, 12 Maret 2013

Perintah-Perintah Pada CLI Router

PERINTAH-PERINTAH CLI PADA ROUTER

1.    Melihat Interface yang terpasang
    /interface print
2.    Memberi Nama pada Interface Ethernet
/interface ethernet set ether1 name=Public
/interface Ethernet set ether2 name=Local
3.    Memberi IP Address pada interface Public dan Local
/ip address add address=192.168.67.100/24
/ip address add address=167.16.10.100/24 4.    Mengganti IP Address pada interface Local (1)
/ip address remove 1
/ip address add address=172.16.10.100/24 interface=Local
5.    Menambahkan default gateway
/ ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.67.2 Atau
/ip route add gateway=192.168.67.2
6.    Menambahkan NAT Masquerade
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=Public action=masquerade
7.    Menambahkan DHCP Server packet
Buat IP Pool
/ip pool add name = ippool1 ranges= 172.16.10.1-172.16.10.10
Setup DHCP Server
/ip dhcp-server add interface=Local address=ippool1
Setup Netwok; Gateway, DNS Server,..
/ip dhcp-server  network add address=172.16.10.0/24 gateway=172.16.10.100 s = dns  server=203.78.115.222

8.    Membackup System configuration
/system backup save name=Backup-1
9.    Restore System configuration
/system backup load name=Backup-1 
10.   Untuk shutdown
[admin@Mikrotik Ardhie]>system shutdown
11. untuk restart
[admin@mikrotikArdhie]>systemreboot
System reset ini digunakan untuk mereset konfigurasi yang sudah ada sebelumnya, perintah dapat dilakukan pada mode admin mikrotik.

12.  Perintah untuk merubah nama mesin mikrotik
[admin@Mikrotik Ardhie]>system identity
[admin@Mikrotik Ardhie]>system identity> set name=namamesin
Untuk melihat perubahan yg sudah dilakukan ketikan perintah system pr (print)
name :"namamesin"
Jika berhasil maka pada konsole nama akan berubah :
[admin@Mikrotik Namamesin]>
13.  Perintah untuk merubah password pada mesin mikrotik
[admin@Mikrotik Namamesin]>password
[admin@Mikrotik Namamesin]password>old password ="ketikan kosong kemudian enter" dgn ketentuan jika password sebelumnya belum di setting. kemudian di lanjutkan dgn perintah
admin@Mikrotik Namamesin]>password
new password : ="ketikan password baru"
[admin@Mikrotik Namamesin]password>retype new password ="ulangi password yg telah di inputkan"
14.  Perintah untuk melihat paket software mesin mikrotik[admin@Mikrotik
       Namamesin]>system
Package
[admin@Mikrotik Namamesin]system package>print
Maka akan tampil beberapa list paket software yg sudah terinstall pada mesin mikrotik.
15.  Perintah untuk upgrade software mesin mikrotik
[admin@Mikrotik Namamesin]>system upgrade
16.  Perintah untuk mengaktifkan paket software mesin mikrotik
[admin@Mikrotik Namamesin]>system package
[admin@Mikrotik Namamesin]system package>enabled dhcp
System akan mengktifkan paket secara otomatis.
17.  Perintah untuk mengaktifkan interface yg sudah di pasang pada mesin mikrotik
[admin@Mikrotik Namamesin]>interface
[admin@Mikrotik Namamesin]interface>eth1
18.  Perintah untuk setting ip address mesin mikrotik
[admin@Mikrotik Namamesin]>ip address
[admin@Mikrotik Namamesin]>ip address add interface=eth0 address=192.168.1.20
netmask=255.255.255.0
19.  Perintah untuk setting DNS  primary & secondary mesin mikrotik
[admin@Mikrotik Namamesin]>ip dns
[admin@Mikrotik Namamesin]>ip dns set domain_anda=ip public ISP
[admin@Mikrotik Namamesin]>ip dns set
primary-dns=202.168.1.1
[admin@Mikrotik Namamesin]>ip dns set
secondary-dns=202.168.1.155
[admin@Mikrotik Namamesin]>ip route add
gateway=202.168.1.1

20.  Perintah untuk setting Network address translate (NAT) pada mesin mikrotik
[admin@Mikrotik Namamesin]>ip firewall nat
[admin@Mikrotik Namamesin]>ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=eth0 yg di hubunkan dgn internet src-address= isi ip eth0 & subnetmask action=masquerade
21.  Setting Password
router>enable
router#configure terminal
router(config)#enable password forumsains (set password untuk masuk ke mode privilege)
router(config)#enable secret secret (set enkripsi untuk password yang  disimpan)
22.  Setting Host Name
router>enable
router#configure terminal
router(config)#hostname nama-host
23.  Setting VLAN
router>enable
router#configure terminal
router(config)#vlan nomor-vlan
router(config-vlan)#name nama-vlan

24.  Setting IP Address pada VLAN
router>enable
router#configure terminal
router(config)#interface vlan 1
router(config-if)#ip address address mask (misal: ip address 172.10.46.1 255.255.255.0)
router(config-if)#no shutdown
25.  Setting Identitas pada Port Cisco Catalyst
router>enable
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#description “Port Setting Identitas”
router(config-if)#end
26.  Setting IP Gateway
router>enable
router#configure terminal
router(config)#ip default-gateway address
27.  Setting Port-Speed dan Link-Mode
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port (misal : interface fast ethernet 0/1)
router(config-if)#speed 100
router(config-if)#duplex full
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#switchport mode access
router(config-if)#switchport access vlan nama-vlan
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#switchport mode trunk
router(config-if)#switchport trunk allowed vlan nama-vlan
28.  Setting Line VTY
router#configure terminal
router(config)#line vty 0 4
router(config-line)#login
router(config-line)#password password
29.  Setting Line Con 0
router#configure terminal
router(config)#line con 0
router(config-line)#login
router(config-line)#password password
30.  Melihat Semua Konfigurasi
router#show running-config
31.  Menghapus Semua Konfigurasi
router#erase startup-config
router#dir
router#delete flash:vlan.dat
router#dir
router#reload
32.    Setting Password
router>enable
router#configure terminal
router(config)#enable password forumsains (set password untuk masuk ke mode privilege)
router(config)#enable secret secret (set enkripsi untuk password yang  disimpan)
33.  Setting Host Name
router>enable
router#configure terminal
router(config)#hostname nama-host
34.    Setting VLAN
router>enable
router#configure terminal
router(config)#vlan nomor-vlan
router(config-vlan)#name nama-vlan
35.    Setting IP Address pada VLANrouter>enable
router#configure terminal
router(config)#interface vlan 1
router(config-if)#ip address address mask (misal: ip address 172.10.46.1 255.255.255.0)
router(config-if)#no shutdown
36.    Setting Identitas pada Port Cisco Catalyst
router>enable
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#description “Port Setting Identitas”
router(config-if)#end
37.    Setting IP Gateway
router>enable
router#configure terminal
router(config)#ip default-gateway address
38.    Setting Port-Speed dan Link-Mode
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port (misal : interface fast ethernet 0/1)
router(config-if)#speed 100
router(config-if)#duplex full
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#switchport mode access
router(config-if)#switchport access vlan nama-vlan
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#switchport mode trunk
router(config-if)#switchport trunk allowed vlan nama-vlan
39.    Setting Line VTY
router#configure terminal
router(config)#line vty 0 4
router(config-line)#login
router(config-line)#password password
40.    Setting Line Con 0
router#configure terminal
router(config)#line con 0
router(config-line)#login
router(config-line)#password password

41.    Melihat Semua Konfigurasi
router#show running-config
42.    Menghapus Semua Konfigurasi
router#erase startup-config
router#dir
router#delete flash:vlan.dat
router#dir
router#reload
43.    Menghidupkan port FE 1/0
router>enable
router#conf terminal
router(config)#interface fastethernet 1/0
router(config-if)#no shut
44.    Setting Password
router>enable
router#configure terminal
router(config)#enable password rahasia
router(config)#enable secret secret
45.    Setting Hostname
router>enable
router#configure terminal
router(config)#hostname Router Resman
46.    Memberi IP Address
router>enable
router(config)#interface fastethernet 1/0
router(config-if)#ip address 172.25.1.1 255.255.255.0
router(config-if)#desc Gateway Lan Office ‘Budidarma’
47.    Routing Statis
ip route <tujuan> <subnet> <iprouter>
router>enable
router#configure terminal
router(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 192.168.1.1
48.    Simpan Konfig
router>enable
router#configure terminal
router(config)#write mem
48.  Buat Telnet
router enable
router#conf t
router(config)#line vty 0 4
isikan password
49. Setting VLAN
router>enable
router#configure terminal
router(config)#vlan nomor-vlan
router(config-vlan)#name nama-vlan
50.  Setting IP Address pada VLAN
router>enable
router#configure terminal
router(config)#interface vlan 1
router(config-if)#ip address address mask (misal: ip address 172.10.46.1 255.255.255.0)
router(config-if)#no shutdown
51.  Setting Identitas pada Port Cisco Catalyst
router>enable
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#description “Port Setting Identitas”
router(config-if)#end
52.  Setting IP Gateway
router>enable
router#configure terminal
router(config)#ip default-gateway address
53.  Setting Port-Speed dan Link-Mode
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port (misal : interface fast ethernet 0/1)
router(config-if)#speed 100
router(config-if)#duplex full
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#switchport mode access
router(config-if)#switchport access vlan nama-vlan
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#switchport mode trunk
router(config-if)#switchport trunk allowed vlan nama-vlan
54.  Setting Line VTY
router#configure terminal
router(config)#line vty 0 4
router(config-line)#login
router(config-line)#password password

55.  Setting Line Con 0
router#configure terminal
router(config)#line con 0
router(config-line)#login
router(config-line)#password password
56.  Melihat Semua Konfigurasi
router#show running-config
57.  Menghapus Semua Konfigurasi
router#erase startup-config
router#dir
router#delete flash:vlan.dat
router#dir
-exit
58.  Mencek mendapatkan acknowledge routing
router(config-t)#ip bug routing
59.  Konfigurasi Line Console dan Line VTY
R1(config)#line console 0
R1(config-line)#password cisco
R1(config-line)#login
R1(config-line)#exit
R1(config)#line vty 0 4
R1(config-line)#password cisco
R1(config-line)#login
R1(config-line)#exit
60.  Konfigurasi Routing RIP Versi 2
R1(config)#router rip
R1(config-router)#version 2
R1(config-router)#network 192.168.1.0
R1(config-router)#network 192.168.2.0
61.  Menyimpan Konfigurasi pada NVRAM
R1#copy running-config startup-config
Destination filename [startup-config]?
Building configuration…
[OK]
62.   Menambahkan NAT Masquerade
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=Public action=masquerade
63.   Menambahkan Primary DNS dan Secondary DNS
/ip dns set primary-dns=203.78.115.215 secondary-dns=203.78.115.222 allow-remote-request=yes
64.  Menambahkan DHCP Server packet
Buat IP Pool
/ip pool add name = ippool1 ranges= 172.16.10.1-172.16.10.10
65.  Setup DHCP Server
/ip dhcp-server add interface=Local address=ippool1
Setup Netwok; Gateway, DNS Server
/ip dhcp-server  network add address=172.16.10.0/24 gateway=172.16.10.100 s=dns-server=203.78.115.222
66.  Membackup System configuration
/system backup save name=Backup-1
67.  Restore System configuration
/system backup load name=Backup-1 
68.  Show running-config
Mengetahui konfigurasi yang aktif didalam DRAM (dynamic random acces memory
69.  Show startup-config
Mengetahui konfigurasi yang sudah tersimpan didalam NVRAM
70.  Show version
Menampilkan informasi tentang versi software yang sedang berjalan lengkap dengan informasi hardware dan device
71.  Show ip protocols
Untuk menampilkan ip protokol
72.  Show ip route
Menampilkan konfigurasi routing
73.  Show interfaces
Untuk menampilkan statistic semua interfaces router
74.  Show ip interfaces brief
Memeriksa status atau kondisi dari tiap-tiap interface yang telah dikonfigurasi
75.  Show protocols
Menampilkan status interface baik secara global maupun khusus dari protocol layer 3 yang terkonfigurasi
76.  Show cdp neightbors
Menunjukan tentang informasi semua piranti cisco tetangga yaitu switch dan router
77.  Show session
Memperlihatkan sesi yang ada sekarang
78.  Show ssh
Untuk melihat koneksi ssh
79.  Ping
Mengecek koneksi
80.  Traceroute
Untuk menentukan jalur terbaik
»»  BACA SELENGKAPNYA...

KLASIFIKASI E-COMMERCE

Consumer-to-consumer (C2C).
Konsumen menjual secara langsung barang atau jasa ke konsumen lainnya.Konsumen menjual barang melalui iklan di internet,menjual jasa pribadinya.C2C seperti perusahaan lelang.Contoh C2C adalah ebay.

Business-to-business (B2B).
Disebut juga transaksi antar perusahaan .Transaksi pembelian barang dan jasa melalui EDI atau email.Juga di gunakan untuk permintaan proposal bisnis.

Business-to-consumer (B2C)
Disebut dengan transaksi pasar.konsumen melihat barang yang ditawarkan melalui media electronic,memesan barang lalu meminta barang untuk di kirim.Konsumen melakukan pembayaran electronic(cash).Contohnya bisnis online melalui facebook.
»»  BACA SELENGKAPNYA...

Selasa, 26 Februari 2013

KEKURANGAN dan KEUNGGULAN MESIN PENCARI Bing



Bing merupakan mesin pencari (search engine) website yang bernaung di bawah bendera Microsoft. Bing ini merupakan bentuk reinkarnasi yang dilakukan Microsoft terhadap ketiga mesin pencari produksinya terdahulu, yakni Live Search, Windows Live Search, dan MSN Search. Produk mesin pencari yang baru ini secara resmi dilucurkan pada tanggal 3 Juni 2009 menggantikan mesin pencari sebelumnya, yaitu Live Search. Bing diciptakan dengan menggunakan suatu teknologi, yakni teknologi PowerSet. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk memperoleh hasil pencarian yang lebih akurat. Di samping itu, Bing dilengkapi dengan kemampuan untuk menyimpan dan membagi historis pencarian melalui Windows Skydrive, Facebook, dan e-mail. Bing mengelompokkan pencarian berdasarkan empat kategori, yaitu :
  1. Web untuk pencarian halaman situs atau website.
  2. Images untuk pencarian gambar.
  3. News untuk pencarian berita.
  4. xRank untuk pencarian siapa dan apa yang paling banyak dicari oleh pengguna Bing.
Kelebihan
Adapun kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh Bing antara lain :
  • Gambar latar belakang yang variatif
Ketika mengakses halaman depan situs Bing.com pada hari yang berbeda maka tampilan gambar background yang digunakan pun akan berganti-ganti.
  • Fasilitas Instant Answer
Fasilitas ini merupakan salah satu inovasi performa yang berhasil dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam sistem sehingga memampukan Bing memeberikan jawaban. Selain itu, performa lain yang dimiliki oleh Bing adalah kemampuan yang dimilikinya dalam menginterpretasikan sebuah kalimat pertanyaan bahkan samapai ke hal-hal yang yang berkaiatan dengan persoalan di bidang matematika atau hitungan.
  • Hasil pencarian image atau video dapat ditampilkan dan disaring secara detail
Apabila pengguna melakukan pencaharian situs atau halaman web yang berisi konten image, maka Bing mampu menyajikan daftar hasil pencarian secara spesifik dan detail. Hasil pencarian tersebut ditampilkan dalam bentuk thumbnail yang dapat diperbesar atau diperkecil dengan memanfaatkan fasilitas seperti Zoom, yang terbagi lagi menjadi Zoom small, Zoom medium, Zoom large, serta disertai juga dengan Show image details. Show image details ini berfungsi dalam menyajikan image thumbnail dan informasi tentang gambar tersebut.
  • Kotak detail pada link hasil pencarian
Jika pada situs-situs mesin pencari lainnya, pengguna harus mengklik link yang ditampilkan di halaman tersebut untuk mengetahui isinya. Namun, pada Bing ini, pengguna tidak perlu mengklik link lagi, tetapi hanya perlu mengarahkan kursor pada link tersebut untuk menampilkan kotak detail. Melalui kotak detail inilah pengguna dapat menyimak sekilas informasi tentang link tersebut.
  • Tampilan Bing Maps yang lebih interaktif
Bing Maps ini mempunyai akses loading yang cepat. Selain itu pengguna juga dapat mengubah penyajian peta geografis ke dalam beragam mode penampilan. Bing Maps pun dapat memungkinkan pengguna untuk menampilkan beberapa area atau daerah secara tiga dimensi.
  • Fasilitas Related Searches
Kecerdasan sistem pencarian yang dimiliki oleh Bing ditunjukkan dengan tidak hanya ditampilkannya daftar situs, halaman web, maupun link yang berhubungan dengan kata kunci yang dimasukkan. Namun, pengguna juga akan menemukan pula beragam pilihan sebagai alternatif yang dapat dipilih melalui sidebar Related Searches. Tujuan fitur ini untuk memperkaya pencarian yang dilakukan.
  • Fasilitas Smart Video preview
Kecepatan akses dan loading memang menjadi kelebihan khusus yang dimiliki oleh Bing, bahkan untuk konten file video sekalipun. Microsoft selaku pengembang situs ini menekankan bahwa pengguna hanya perlu menunggu tidak lebih dari 30 detik untuk dapat mem-preview sebuah tanyangan melalui Bing Videos. Kecepatan sistem buffering yang diintegrasikan ke dalam direktori Bing Videos mampu memutar sebuah tayangan video dalam sekejap hanya dengan mengarahkan kursor ke dalam kotak player video yang diinginkan.
Kelemahan
Selain itu, bing sebagai sebuah search engine juga mempunyai beberapa kekurangan, seperti:
  1. Tidak adanya geo-targeted, sehingga pencariannya masih kurang relevan, atau sesuai.
  2. Tidak adanya page rank, sehingga kurang efisien.
  3. Fiturnya tidak lengkap.
  4. Bing kurang diminati oleh pengguna.
  5. Bing kurang cepat dalam pencariannya.
Tanggapan Saya mengenai hal ini,  semua Search Engine memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Jika pada Google sudah terdapat geo-targeted yang dapat memaksimalkan hasil pencarian, Bing mungkin memang tidak memilikinya. Namun penampilan Bing bisa dibilang lebih menarik karena dapat berganti wallpaper. Bing memang kalah saing jika dibandingkan dengan Search Engine yang sudah memiliki nama seperti Google dan Yahoo, tapi Bing juga memiliki kelebihan. Pada akhirnya semua itu kembali lagi pada pilihan user yang akan memakai mesin pencari seperti apa dan bagaimana.
»»  BACA SELENGKAPNYA...

Algoritma Mesin Pencarian Yahoo




Algoritma Mesin Pencarian Yahoo berbeda dengan Algoritma Google walaupun perbedaannya tidak terlalu jauh. Yahoo adalah mesin pencari terbesar kedua setelah Google. Anda harus memiliki peringkat yang baik di Yahoo SERP karena memiliki beberapa peluang untuk lalu lintas website Anda.

Beberapa hal yang perlu anda ambil langkah dalam SEO untuk Yahoo :
  • Nama Website. Seperti juga google, untuk Yahoo memasukkan keyword dalam nama website juga hal penting . Jika nama website tidak mengandung keyword utama, website tidak akan cukup tinggi peringkatnya pada hasil pencarian di Search Engine Yahoo. Keyword sekali dalam judul sudah dianggap cukup. Jangan ambil resiko untuk mengulang kata. 
  • Deskripsi. Berbeda dengan google, keyword dalam deskripsi di Yahoo mempunyai pengaruh untuk mendorong situs anda ke peringkat terbaik. Meta Description harus seakurat mungkin berarti bahwa dalam mengisi meta description harus sempurna sesuai dengan isi postingan, termasuk judul. Tapi, jangan mengulang kata terlalu banyak. 
  • Popularitas Link. Popularitas Link juga bagian dari Yahoo Algoritma, namun Yahoo lebih lunak, menerima beberapa link berkualitas menengah dan bahkan link inbound dari websute berkualitas rendah. Semakin banyak pengunjung klik ke website Anda dari hasil pencarian Yahoo, semakin dekat mendapatkan Peringkat Top 10. 
  • Meta Tag. Penting untuk memberikan meta tag yang tepat jika ingin tampil di hasil pencarian Yahoo. Untuk Yahoo yang terpenting adalah SEO on-page-nya, seperti heather dan tag-tag meta-data. Selain itu,Yahoo menganggap link inbound yang berkualitas lebih penting dari pada backlink dari situs lain. 
  • PageRank. PageRank juga mempengaruhi peringkat website di Yahoo, juga untuk mesin pencari lainnya 
Peluang besar untuk berada di awal SERP Yahoo

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDEzR0NgbgG_g1Y4ar9PuqTmWLJHWEn5fZewXddo-sg69AogASGscvXrqd4ZPOvNi3E1K0GbITJHej8PGqKiQ6ja2a-dqhxXUfh48O8aKZVLAfen-nFGeXLuiKDAXlCg9ZoNXnhstBryI/s1600/yahoo+logo.jpgMengirimkan website Anda melalui web direktori dan mesin pencari Yahoo. 
Jangan mengirimkan halaman web satu per satu, kirimkan halaman depan website (homepage), proses pengajuan berlebihan akan masuk katagori spamming dan bisa mengakibatkan penolakan website Anda pada mesin pencari Yahoo dan mungkin website Anda tidak akan pernah mungkin muncul pada hasil pencarian Yahoo. 

Yahoo memberikan direktori web Yahoo sebagai bagian dari Algoritma Ranking-nya. Jika situs tidak terdaftar di direktori web Yahoo, maka bisa menunggu waktu lama sebelum website Anda muncul di halaman mesin pencari Yahoo. Tapi sayang, layanan ini tidak gratis, Anda harus membayar $ 299 dolar per tahun untuk tetap di dalam Yahoo Web Directory. Untuk website organisasi atau informasi non profit, Anda bisa mencoba untuk mendaftar gratis ke Yahoo Web Directory, siapa tahu diterima. Meskipun membutuhkan waktu agak lama (kira-kira 3 bulan) ke Yahoo Direktori Web dan setelah itu jangan berharap banyak bahwa website Anda akan peringkat di TOP 10 untuk setiap keyword atau kata kunci yang Anda targetkan.
»»  BACA SELENGKAPNYA...